Kali ini aku ingin berkisah mengenai seorang wanita paruh baya yang sangat menginspirasi.
Seringkali
ketika kami, Mahasiswa Peduli Somalia (MPS), ketika sedang bertandang di kantor sebuah lembaga kemanusiaan di Ciputat, melihat seorang wanita paruh baya menggendong dua plastik hitam besar berisi cemilan
merek kriuk. Ibu (begitu kami memanggil) sedang menawarkan barang dagangannya kepada
karyawan-karyawan kantor. Mungkin karena memang sering datang, ketika sampai,
beliau langsung masuk saja ke dalam kantor, sembari tersenyum sangat ramah
kepada FO. Tidak lama kemudian, karyawan-karyawan yang melihat ibu langsung
mendatangi ibu, memilih-milih cemilan mana yang akan dibeli.
Setelah cemilan
yang dipilih dirasa sesuai keinginan, para karyawan itu memberikan uang kepada
ibu. Ibu pun dengan sigap menerima uang tersebut. Beliau mengeluarkan kantung
plastik lusuh dari kantung celananya. Rupanya kantung tersebut sengaja
dipersiapkan ibu untuk menampung uang penjualan.

