Pengunjung Lapak

Minggu, 11 Agustus 2013

Ogi dan Agus


Kakiku baru saja menapak ke dalam bis jurusan lebak bulus-bekasi saat mendengar riuh nyanyian pengamen kecil. Kepalaku menoleh ke arah mereka, seketika mataku menangkap dua sosok anak lelaki berbeda usia. Mereka berdua bernyanyi lagu khas pengamen. Salah satu dari mereka menggunakan ukulele sebagai pengiring nyanyian. Sekian lama kupandangi mereka berdua. Baru kusadari rupanya aku hanya sendirian di dalam bis ini setelah mataku menjelajah ke seluruh bis.


Kapan Lulus?




Hooamm. Baru terbangun. Ini seperti hibernasi panjang. Tahun-tahun sebelumnya aku pasti tidak akan bisa tidur kalau sehari saja belum menulis, baik menulis cerpen, artikel, curhatan, bahkan unek-unek yang sering terlintas di otak. Rasanya menulis itu sudah menjadi kulit di atas daging dalam tubuh ini. Melekat kuat.


Rabu, 27 Juni 2012

Manusia vs Orang




Oleh: amalia larasati oetomo
Persepsi tiap insan dari berbagai sudut pandang berbeda. Manusia dan orang. Selintas mirip karena penafsiran dari kedua kata itu sedikit banyak bermakna sama. Merujuk pada ciptaan Allah SWT yang memiliki akal dan pikiran. Sosok makhluk yang gerak-geriknya di dunia akan diminta pertanggungjawaban oleh Tuhannya. Kedua kata tersebut, manusia dan orang, tidak berbeda saat disandingkan dalam kondisi sejajar, sama seperti hewan dan binatang. Maknanya sama saat dikondisikan dalam posisi yang sejajar.

Sabtu, 09 Juni 2012

Ibu Penjual Kriuk



Kali ini aku ingin berkisah mengenai seorang wanita paruh baya yang sangat menginspirasi.
Seringkali ketika kami, Mahasiswa Peduli Somalia (MPS), ketika sedang bertandang di kantor sebuah lembaga kemanusiaan di Ciputat, melihat seorang wanita paruh baya menggendong dua plastik hitam besar berisi cemilan merek kriuk. Ibu (begitu kami memanggil) sedang menawarkan barang dagangannya kepada karyawan-karyawan kantor. Mungkin karena memang sering datang, ketika sampai, beliau langsung masuk saja ke dalam kantor, sembari tersenyum sangat ramah kepada FO. Tidak lama kemudian, karyawan-karyawan yang melihat ibu langsung mendatangi ibu, memilih-milih cemilan mana yang akan dibeli.
Setelah cemilan yang dipilih dirasa sesuai keinginan, para karyawan itu memberikan uang kepada ibu. Ibu pun dengan sigap menerima uang tersebut. Beliau mengeluarkan kantung plastik lusuh dari kantung celananya. Rupanya kantung tersebut sengaja dipersiapkan ibu untuk menampung uang penjualan.

Selasa, 05 Juni 2012

Berkah Korban Merapi (Oleh-oleh dari Jogja)


Bekasi, 5 April 2012


Bekasi, pedulisomalia.co.cc - Siang terik di kaki merapi tidak menyurutkan langkah para staf Aksi Cepat Tanggap (ACT) beserta tim Mahasiswa Peduli Somalia (MPS) untuk melakukan perjalanan menuju sisa puing yang diakibatkan letusan Merapi tahun 2010 lalu. Erupsi Merapi yang terjadi hampir dua tahun silam itu menyisakan duka yang mendalam bagi para korbannya. Tak terkecuali kecamatan Cangkringan yang terletak di kaki Merapi. Tak  pelak, kecamatan Cangkringan begitu sepi dari keramaian penduduk. Rumah-rumah yang dahulu berdiri kokoh, sekarang tampak oleng. Bahkan tidak sedikit yang rata dengan tanah.

Hadiah dari Berpikir Positif


Sujud syukur! Berkali-kali saya bersujud akan kenikmatan yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada saya.
                                                                         ***
Bermula dari sepulang dari kelas tahsin di sebuah lembaga tahfidz di daerah Ciputat, saya mendapatkan pesan singkat dari seorang sahabat. 

“Assalamu’alaikum. Amel, liat pesan di fb, ya.”

Sabtu, 11 Februari 2012

Melukis Senyum



Takdir merupakan suatu ketetapan yang haq, tidak dapat diganggu dan digugat. Suatu perkara yang terjadi adalah rentetan takdir yang telah ditetapkan sebelumnya. Seorang insan tidak dapat mengetahui takdir yang telah ditentukan oleh-Nya. Seorang insan hanya dapat melakukan usaha dan kerja keras dalam mencapai takdir, meski takdir hanya bisa diperoleh berdasar kehendak-Nya.

Share this article ^^